Berita

Anggota Komisi X DPR Fraksi PDIP Bonnie Triyana. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Legislator PDIP Siap Perjuangkan 22 Ribu Anak Putus Sekolah di Lebak

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 23:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana menyoroti masih tertinggalnya akses layanan pendidikan di Kabupaten Lebak, Banten, meskipun wilayah tersebut hanya berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan dari Jakarta.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tercatat sebanyak 22.563 anak di Kabupaten Lebak tidak bersekolah atau putus sekolah. Angka tersebut dinilai mencerminkan ketimpangan serius antara kedekatan geografis dan pemerataan kualitas pendidikan.

“Jumlah anak yang tidak sekolah dan putus sekolah di Lebak mencapai 22.563. Ini angka besar dan menunjukkan persoalan pendidikan kita masih jauh dari ideal, padahal Rangkasbitung hanya 1,5 jam dari Jakarta,” ujar Bonnie saat kunjungan ke SMPN 1 dan SMPN 4 Rangkasbitung, Rabu, 24 Desember 2025.


Legislator PDIP ini menjelaskan, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Lebak masih berada di kisaran 6,5 tahun atau setara kelas I SMP. Kondisi tersebut menyebabkan banyak anak terhenti pendidikannya sejak usia dini dan berpotensi tertinggal dalam kualitas sumber daya manusia.

Untuk menekan angka putus sekolah, Bonnie menegaskan pentingnya Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai instrumen negara dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak. Saat ini, bantuan PIP untuk jenjang SMP sebesar Rp750 ribu per siswa per tahun, dan Komisi X DPR RI tengah mengawal peningkatan nominal bantuan tersebut menjadi Rp1 juta.

“Kami di Komisi X sedang berjuang agar PIP SMP dinaikkan. Tujuannya agar anak-anak lebih percaya diri dan tidak putus sekolah hanya karena keterbatasan perlengkapan pendidikan,” katanya.

Selain persoalan pembiayaan, Bonnie juga menyoroti tantangan lain berupa pengaruh gawai dan media sosial terhadap perkembangan anak. Ia mendorong peran aktif orang tua dan sekolah dalam mengawasi penggunaan gawai serta memperkuat budaya literasi di lingkungan keluarga.

“Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan di sekolah, tetapi juga di rumah. Pengawasan orang tua sangat penting agar anak tidak terpapar dampak negatif penggunaan gadget secara berlebihan,” jelas dia.

“Kalau di Australia sudah dilarang Penggunaan media sosial Untuk anak sampai dengan umur 17 tahun Kalau di kita belum Kemudian di negara-negara Norwegia, di Finlandia Anak-anak diwajibkan baca buku,” sambung founder Historiaid ini.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Banten I (Lebak–Pandeglang), Bonnie menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan akses pendidikan di Lebak secara berkelanjutan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi melalui PIP dan KIP Kuliah.

“Pendidikan adalah kunci untuk menaikkan derajat keluarga dan daerah. Tugas kami memastikan anak-anak Lebak mendapatkan layanan pendidikan yang layak, setara, dan berkualitas, meskipun daerah ini hanya selangkah dari Jakarta,” tutupnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya