Berita

Musisi Yogyakarta menggalang donasi untuk korban terdampak bencana alam Sumatera. (Foto: Dok. HS)

Nusantara

HS dan Musisi Jogja Galang Donasi untuk Sumatera

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 20:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gerakan solidaritas musisi Yogyakarta berdonasi untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumatera mendapat dukungan penuh dari perusahaan tembakau Yogyakarta, HS.

Dukungan tersebut diwujudkan dengan menggelar konser amal bertajuk "Jogja Hanyengkuyung Sumatera" sebagai bentuk solidaritas masyarakat Yogyakarta untuk membantu korban bencana.

Sedikitnya 14 band berpartisipasi dalam konser sosial tersebut, di antaranya Letto, Jikustik, Jumbrong, Jahanam, Korekayu, Tembang Gula, Wawes, Ngatmo Mbilung, Kunto Aji, Rebellion Rose, YKHC, Shaggydog, dan Hasan Aftershine.


“Kami merasa terpanggil untuk tidak hanya berempati, tetapi juga mengambil langkah nyata mendukung musisi Jogja menggalang donasi melalui konser amal," kata owner HS, Haji Muhammad Suryo dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 24 Desember 2025.

Hanyengkuyung Sumatera bukan sekadar panggung hiburan, melainkan ruang kebersamaan dalam menggerakkan kesadaran masyarakat Yogyakarta merespons persoalan kemanusiaan secara konkret.

“Konser ini menjadi jembatan mempertemukan kepedulian dengan aksi, banyak yang terlibat mulai dari musisi, pelaku event, pengusaha, dan semua pihak ambil bagian dari gerakan solidaritas ini," jelasnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut menjadi yang terakhir karena tidak ingin musibah selanjutnya melanda Indonesia.

Hal senada disampaikan Ketua Jogja Hanyengkuyung Sumatera, Ganesha yang menyebut konser ini sebagai wujud gotong-royong masyarakat Yogyakarta membantu korban bencana di Sumatera.

“Kegiatan ini kami inisiasi untuk merawat tradisi tulung-tinulung yang sudah mengakar di Yogyakarta. Bukan hanya musisi, tetapi berbagai elemen masyarakat ikut terlibat dalam gerakan kemanusiaan ini,” kata Ganesha.

Ganesha melanjutkan, hasil donasi akan dikelola oleh Masjid Jogokariyan. Masjid tersebut telah memiliki pengalaman dan sistem pengelolaan donasi yang profesional, termasuk keberadaan posko kemanusiaan di wilayah terdampak.

“Distribusi donasi juga akan dilaporkan secara rinci dan transparan melalui media sosial,” terangnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya