Berita

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memimpin rapat bersama jajaran pimpinan Kemenhub dan Dirut BUMN sektor transportasi (Foto: Instagram @sekretaris.kabinet)

Politik

Pemerintah Siapkan Paket Diskon Transportasi Nataru

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 13:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menyiapkan paket diskon transportasi lintas moda pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan perjalanan puluhan juta masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, seperti dikutip pada Selasa, 23 Desember 2025. 

Seskab Teddy menegaskan perhatian pemerintah tetap diberikan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatra, sembari mengantisipasi lonjakan mobilitas akhir tahun. Diperkirakan tahun ini lebih dari 60 juta orang akan melakukan perjalanan selama Nataru. 


"Pemerintah juga harus memastikan perjalanan mereka pada masa Natal dan Tahun Baru ini harus dapat berjalan lancar, nyaman dan aman,” tulis Teddy.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah menghadirkan Program Diskon Tiket Nataru 2025/2026 di berbagai moda. 

Untuk kereta api, PT KAI memberikan diskon 30 persen tiket Ekonomi Komersial bagi 1,5 juta penumpang. Di sektor angkutan laut, PT PELNI memberikan diskon 20 persen dari tarif dasar bagi penumpang kelas ekonomi.

Sementara itu, transportasi udara mendapatkan diskon 13-14 persen disertai perpanjangan jam operasional bandara guna memperlancar mobilitas. 

Pada moda penyeberangan, PT ASDP memberikan diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan melalui aplikasi Ferizy. Selain itu, sebanyak 26 ruas jalan tol diberlakukan pengurangan tarif hingga 20 persen, bahkan beberapa ruas digratiskan.

Teddy juga menginstruksikan seluruh direksi dan perangkat BUMN transportasi turun langsung mengecek pelayanan serta kenyamanan fasilitas. 

“Jangan anggap ini kegiatan tahunan biasa namun harus ada perbaikan dari sebelumnya,” tegasnya.

Pemerintah meminta seluruh jajaran fokus pada pengawasan titik-titik rawan guna memastikan perayaan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, lancar, dan berorientasi pada zero accident.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya