Berita

Presiden Prabowo Subianto menyematkan tanda Bintang RI Utama kepada sang adik Hashim Djojohadikusumo (Foto: RMOL/YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Hashim Pastikan Prabowo Tak Punya Lahan Sawit di Sumatera

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 12:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isu kepemilikan lahan sawit yang diarahkan kepada Presiden Prabowo Subianto dibantah dengan tegas oleh adiknya yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Hashim menegaskan Prabowo tidak memiliki lahan kelapa sawit di wilayah Sumatera, baik di Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat. 

“Prabowo tidak punya lahan sawit satu hektare pun di bumi Indonesia,” ujar Hashim saat menghadiri Perayaan Natal di Gedung Gereja Mulia Raja, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 23 Desember 2025. 


Hashim menilai tudingan tersebut sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu yang selama ini terlibat dalam praktik korupsi dan perusakan lingkungan. Menurutnya, mereka merasa terancam oleh ketegasan pemerintah dalam menegakkan hukum.

Ia mengungkapkan, justru para pelaku itulah yang menguasai sekitar 3,7 juta hektare lahan sawit ilegal yang berada di kawasan hutan lindung hingga taman nasional. 

Dari temuan yang ada, Hashim menduga terdapat ratusan perusahaan yang menikmati konsesi ilegal di kawasan tersebut.

“Antara lain, ada 200 lebih perusahaan yang pemiliknya adalah orang-orang yang jahat dan kami menduga mereka-mereka ini yang menyebar fitnah ini,” kata dia.

Ia juga menyebut fitnah tersebut diperkuat melalui peran pengaruh influencer di media sosial yang diduga telah dibayar untuk menyerang martabat Presiden dengan tuduhan kepemilikan lahan sawit di wilayah terdampak bencana alam.

“Kita sudah lihat dan indikasi mereka yang membayar. Mereka yang membayar influencer-influencer atau bot-bot yang ada di sosial media sehingga sekarang ada fitnah bahwa Prabowo yang punya lahan sawit,” tuturnya.

Selain membantah isu itu, Hashim menegaskan pemerintah akan terus menyerap aspirasi masyarakat terkait perlindungan kawasan hutan. Salah satunya, kata dia, menyangkut operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Sumatera Utara yang telah ditutup sementara.

“Saya yakin pemerintah nanti akan betul-betul perhatikan yang tadi aspirasi masyarakat Sumatera Utara akan hal pabrik Toba Pulp Lestari yang saya dengar sudah ditutup. Sudah ditutup sementara, mudah-mudahan semoga akan ditutup selama-lamanya," tandas Hashim.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya