Berita

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai NasDem Komisi XI DPR RI, Martin Manurung (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Legislator NasDem Dorong Penghapusan KUR untuk Korban Bencana Terparah di Sumatera

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 10:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah didorong untuk memberikan kebijakan tambahan bagi debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi korban bencana banjir dan longsor di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kebijakan yang diusulkan berupa penghapusan kredit bagi debitur yang masuk kategori korban sangat parah.

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai NasDem Komisi XI DPR RI, Martin Manurung, menyatakan, kebijakan relaksasi berupa restrukturisasi KUR untuk perpanjangan tenor atau penjadwalan ulang sudah sangat baik.


Namun, dampak bencana terhadap masyarakat tidak merata. Beberapa debitur kehilangan sumber usaha yang menjadi agunan saat pengajuan KUR, seperti sawah dan ladang yang tertimbun longsor, toko dan bengkel yang terbawa banjir, bahkan kehilangan anggota keluarga yang seharusnya membantu menjalankan usaha.

“Kita sangat mengapresiasi kebijakan yang sudah ada saat ini. Terima kasih kepada pemerintah. Namun kita juga harus melihat lebih dalam, karena ada banyak korban yang perlu diberikan kebijakan khusus,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.

Martin menjelaskan, kebijakan khusus bisa berupa pemberian waktu lebih panjang sampai kondisi korban benar-benar stabil, atau penghapusan piutang untuk mereka yang kehilangan keluarga dan seluruh harta benda.

“Harus dibuat skema penyelesaian khusus untuk memisahkan debitur tersebut dari skema restrukturisasi biasa, agar tidak menjadi beban berkepanjangan dalam proses pemulihan. Kehadiran negara melalui kebijakan ini sangat membantu pemulihan fisik maupun mental para korban,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya