Berita

Minyak goreng (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Mentan Bongkar Dugaan Permainan Harga Minyak Goreng Menjelang Nataru

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jelang Nataru 2025/2026, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menabuh genderang perang terhadap oknum pengusaha nakal.

Dua perusahaan minyak goreng kedapatan menjual produk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Mirisnya, aksi ambil untung sepihak ini terjadi saat stok nasional justru sedang melimpah ruah.

"Kami temukan harga dipatok Rp18.000, padahal aturannya Rp15.700. Ini tidak masuk akal dan tidak ada alasannya," tegas Amran di Jakarta, Senin 22 Desember 2025. 


Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan kini tengah memburu produsen di balik lonjakan harga tersebut. Pemerintah menilai praktik tersebut berpotensi membebani masyarakat di momen hari besar keagamaan, terlebih saat pasokan minyak goreng nasional justru berada dalam kondisi surplus.

Jika terbukti melanggar, sanksi pencabutan izin usaha hingga jeratan pidana telah menanti.

Pemerintah menegaskan bahwa pengawasan kali ini fokus pada "pemain besar" di sektor hulu yang mencoba memanfaatkan momentum hari raya. 

Amran juga menanggapi data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait kenaikan harga cabai dan bawang. Menurutnya, fluktuasi harga cabai masih tergolong wajar akibat faktor cuaca, seperti hujan dan bencana alam. Hal tersebut berbeda dengan komoditas beras, minyak goreng, ayam, dan telur yang saat ini berada dalam kondisi surplus dan telah ditetapkan HET.

Sementara itu, di sektor peternakan, Kementan memastikan harga ayam dan telur di tingkat peternak tetap stabil sesuai ketentuan pemerintah.

Pemantauan distribusi dan pergerakan harga terus dilakukan guna mencegah praktik spekulasi yang merugikan masyarakat, dengan penindakan difokuskan pada produsen yang menyalahgunakan situasi pasar.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya