Berita

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kembang Belor, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. (Foto: Humas Kemendes)

Politik

Jangan Dibenturkan, Mendes Yandri: BUM Desa dan Kopdes Harus Saling Membesarkan

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 17:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seluruh elemen bangsa harus terlibat aktif menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Begitu dikatakan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kembang Belor, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Yandri mengatakan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis dan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) adalah program yang sangat mulia.


Oleh karena itu, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, program tersebut harus disukseskan. 

“Kata Bapak Presiden BUM Desa jalan terus, tidak perlu terganggu dengan Kopdes. Harus saling memuliakan, saling membesarkan, tidak saling  menjatuhkan atau membuat persaingan tidak sehat,” ujar Yandri dalam keterangan tertulis, Senin 22 Desember 2025.

Yandri mengapresiasi BUM Desa dan Kopdes yang ada di Desa Kembang Belor yang sama-sama berkolaborasi dan bergandengan tangan menyukseskan program ekonomi kerakyatan tersebut.

Dia optimistis, dengan hadirnya Kopdes dan BUM Desa di desa-desa seluruh Indonesia akan dapat menjadi pusat-pusat ekonomi baru di tingkat desa di Indonesia.

Menurutnya, hadirnya Kopdes Merah Putih ini, diharapkan bisa mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di desa.

“Inti pokoknya, Bapak Presiden Prabowo ingin Asta cita ke-6 yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan itu benar-benar kita wujudkan, salah satunya adalah dengan MBG, BUM Desa dan Kopdes yang akan dibangun di seluruh Indonesia, baik di desa maupun di Kelurahan,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya