Berita

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. (Foto: Istimewa)

Politik

Program TEKAD Berlanjut, Mendes Yandri Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Timur

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 16:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menargetkan ekonomi Indonesia Timur tumbuh pesat sehingga kesenjangan semakin kecil. 

Salah satunya dilaksanakan melalui Program Teknologi Kampung Terpadu (TEKAD) yang digagas sejak 2020 dan berlanjut sampai Desember 2026.

"Kita menargetkan dari Program TEKAD ini ada peningkatan ekonomi baik skalanya rumah tangga atau perusahaan seperti BUMDesa," kata Yandri dalam keterangan tertulis, Senin 22 Desember 2025.


Salah satu yang disasar dalam waktu dekat adalah peningkatan jumlah Kopi Bajawa daerah Ngada NTT yang akan diekspor ke pasar internasional. Rencananya peningkatan ini dalam angka besar yakni dari 5 Ton menjadi 10 Ton.

Selain produk tersebut, desa atau kampung di 9 provinsi yang disasar ini juga dibangun berdasarkan potensi masing-masing. Baik wisata atau hasil bumi setiap desa merupakan penentu arah gerak pertumbuhan ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Inti pokoknya kita tidak menyeragamkan semua desa satu produk enggak. Tapi kita utamakan sesuai potensi desa itu menjadi keunggulan mereka," tegas Yandri.

Provinsi yang merupakan lokasi sasaran Program TEKAD adalah NTT, Maluku, Malut, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah. 

Dalam memajukan wilayah tersebut, Kemendes PDT tidak bekerja secara tunggal namun berkolaborasi dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) disertai fasilitator TEKAD dan masyarakat setempat.

Banyak bantuan telah disalurkan di antaranya demplot ke 366 desa dan kampung sasaran dengan nominal masing-masing Rp100 juta, Rumah Inovasi Teknologi Desa (RITD) di 50 BUMDesa senilai Rp20 miliar, investment fund di 18 BUMDesa dengan masing-masing bantuan Rp350 juta, dan pelatihan-pelatihan sesuai kesepakatan bersama Pemerintah RI dan IFAD.

Keberadaan program dan seluruh aktor yang berkecimpung di dalamnya tidak lepas dari evaluasi setiap tahun seperti yang dilakukan hari ini dihadiri Dirjen PEI Tabrani dan Kepala BPSDM Agustomi Masik. 

Sebelumnya, digelar juga sidang pleno capaian kinerja komponen terkait pemberdayaan ekonomi desa dan kemitraan untuk pengembangan ekonomi desa. Selain itu juga fokus pada tata kelola organisasi dan inovasi, pembelajaran, dan pengembangan kebijakan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya