Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Solid

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia memulai perdagangan awal pekan keempat 2025 dengan tren positif.

Sentimen global relatif kondusif setelah bank sentral China, People’s Bank of China (PBoC), memutuskan menahan suku bunga acuan Loan Prime Rate (LPR) tenor satu tahun di level 3 persen dan lima tahun di 3,5 perssn, meski ekonomi China masih dibayangi perlambatan dan krisis sektor properti.

Dikutip dari CNBC, indeks saham utama pada Senin 22 Desember 2025 bergerak solid, di mana ASX 200 Australia menguat lebih dari 0,9 persen, sementara Kospi Korea Selatan melonjak sekitar 1,8 persen. 


Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik hampir 2 persen ke atas level 50.400, melanjutkan reli setelah Bank of Japan pekan lalu menaikkan suku bunga acuannya 25 basis poin menjadi 0,75 persen, level tertinggi dalam sekitar 30 tahun.

Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan jual di awal perdagangan, namun peluang rebound tetap terbuka. Pada penutupan pekan lalu, IHSG melemah tipis 0,10 persen ke posisi 8.609. Meski demikian, aksi beli bersih investor asing (net foreign buy) serta rotasi dana ke saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya perbankan, menjadi penopang pergerakan indeks. 

Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas area support 8.550-8.570 dan telah menembus rata-rata pergerakan 20 hari (MA20), membuka peluang penguatan terbatas ke kisaran 8.600–8.700.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya