Berita

Tim Siaga Bencana Bhayangkara Polres Tegal melaksanakan pembersihan di Pancuran 13 dan Pancuran Barokah. (Foto: RMOLJateng/Sofia)

Presisi

Kapolres Tegal:

Kawasan Wisata Guci Aman dan Siap Menerima Kunjungan Wisatawan

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo menyatakan kawasan wisata Guci kini sudah aman dan siap dikunjungi pasca-diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. 

"Secara umum kawasan wisata Guci tetap aman dan siap menerima kunjungan masyarakat. Adapun pengalihan pengunjung dari Pancuran 13 dan Pancuran 5 dilakukan semata-mata sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan," kata Kapolres dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu, 21 Desember 2025.

Kendati demikian, Kapolres tetap mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan memilih wahana lain yang telah disiapkan pengelola. 


"Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan monitoring dan pengamanan guna memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan dengan lancar," jelasnya.

Langkah ini diharapkan bagian dari upaya percepatan penanganan pasca bencana, sekaligus memastikan bahwa kawasan wisata Guci tetap dalam kondisi aman dan layak dikunjungi. 

"Pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus berkoordinasi untuk melakukan langkah-langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem ke depan," imbuhnya.

Usai terjadinya luapan air sungai akibat intensitas hujan tinggi, Tim Siaga Bhayangkara Polres Tegal, unsur TNI, pemerintah daerah, pengelola objek wisata, serta masyarakat sekitar melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal.

Pembersihan difokuskan pada aliran sungai dan area sekitar wahana wisata yang terdampak material lumpur, bebatuan, dan pasir untuk mempercepat pemulihan kawasan wisata. 

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung.  


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya