Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat meninjau dapur umum di Sibolga, Sumatera Utara. (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Gus Ipul Pastikan Suplai Makanan Korban Banjir Sibolga Terus Terjaga

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 01:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di sela penyaluran santunan bagi korban meninggal dunia banjir dan longsor di Sibolga, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga meninjau dapur umum yang didirikan Kementerian Sosial di Kantor Wali Kota Sibolga.

Dapur umum tersebut pada awalnya merupakan dapur mandiri yang berdiri sejak hari-hari pertama bencana dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Sosial. Sejak 3 Desember 2025, pengelolaan dapur umum resmi sepenuhnya dilakukan oleh Kemensos.

Saat ini, dapur umum di Kantor Wali Kota Sibolga memproduksi sekitar 7.000 bungkus nasi per hari. Pada masa awal tanggap darurat, dapur ini sempat memproduksi hingga 9.000 bungkus nasi per hari, namun jumlah produksi menyesuaikan seiring berkurangnya jumlah pengungsi.


“Apresiasi kepada semua pihak, TNI, Polri, relawan, dan semua yang terlibat di dapur umum bersama Kemensos. Sejak awal kita menyajikan makanan setiap hari, dari 9.000 porsi dan sekarang sekitar 7.000 porsi. Ini akan terus kita lakukan sampai kondisi benar-benar pulih,” ujar Gus Ipul dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 21 Desember 2025.

Ia menegaskan, hingga para penyintas mendapatkan hunian sementara (huntara), Kementerian Sosial akan terus bekerja memberikan suplai kebutuhan makanan bagi para pengungsi dan warga terdampak.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Sibolga sehingga hari ini kita bisa menyalurkan tali asih. Selanjutnya, program-program berikutnya akan kita tindaklanjuti. Setiap penyaluran bantuan selalu kita awali dengan proses asesmen,” tegasnya.

Selain dapur umum di Kantor Wali Kota, Kemensos juga memberikan dukungan kepada empat dapur umum mandiri yang tersebar di beberapa lokasi di Kota Sibolga, yakni dua titik di Aek Parera, satu titik di Aek Garut, dan satu titik di SMPN 8.

Tidak hanya melayani pengungsi di lokasi pengungsian, dapur-dapur umum ini juga memasok makanan bagi warga yang hingga kini belum dapat memasak di rumah masing-masing akibat dampak banjir dan longsor.

Sekretaris Daerah Kota Sibolga Herman Suwito menyampaikan apresiasi atas peran aktif Kemensos sejak awal bencana.

“Terima kasih kepada Kementerian Sosial yang sejak awal sudah menugaskan personelnya untuk memberikan makanan siap saji bagi penduduk terdampak. Hari ini juga diberikan tali asih kepada para ahli waris,” tandas Herman.

Kunjungan ke dapur umum ini dilakukan Gus Ipul setelah sebelumnya menyerahkan santunan kepada ahli waris dari 54 korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Kota Sibolga. Santunan disalurkan setelah proses asesmen tuntas dilakukan oleh Kemensos bersama pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).


Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya