Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja. (Foto: RMOL)

Politik

Bawaslu Usul Hapus Kampanye di Media Elektronik

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 11:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kampanye di media elektronik, diusulkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk tidak lagi dicantumkan dalam perubahan UU Pemilihan Umum (Pemilu) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke depan.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menjelaskan, pasca pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, muncul persoalan beban dana kampanye dan biaya kontestasi lainnya yang berat ditanggung para calon.

Dari persoalan itu, Bagja memerhatikan kebatinan politisi yang mendorong pembiayaan politik efisien dapat diterapkan pada pemilu maupun pilkada mendatang.


"Diatur lah demikian nanti, diserahkan pemerintah dan DPR, kami juga akan mengusulkan beberapa hal yang untuk memperbaiki aturan tentang kampanye," ujar Bagja kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, dikutip Minggu, 21 Desember 2025.

Dia berpandangan, perkembangan sekarang ini menunjukkan adanya alternatif untuk berkampanye, untuk meminimalisir beban anggaran kontestan jika berkampanye di media elektronik yang berbiaya tinggi.

"Misalnya 21 hari untuk kampanye di media elektronik misalnya, kan sudah tidak pas lagi. Apalagi yang harus ddibatasi? Katanya, karena semua tidak punya akses terhadap keuangan-keuangan," ujar Bagja.

"Berarti memang ada persoalan gitu. Oleh sebab itu nanti pengawasan dana kampanye juga penting untuk dinilai," demikian Anggota Bawaslu RI dua periode itu menambahkan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya