Berita

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Argentina Javier Milei (Foto: Info Money)

Politik

Lula dan Milei Saling Serang soal Venezuela di KTT Mercosur

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 10:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Argentina Javier Milei terlibat adu argumen soal krisis Venezuela dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Mercosur di Foz do Iguaçu, Brasil, Sabtu waktu setempat, 20 Desember 2025. 

Pertemuan tingkat tinggi negara Amerika Selatan itu awalnya membahas kesepakatan dagang Mercosur-Uni Eropa yang sudah berlarut selama puluhan tahun.

Ketegangan muncul setelah Lula menyoroti peningkatkan tekanan militer Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump terhadap Venezuela. 


Presiden Brasil itu memberi peringatan keras soal bahaya konflik bersenjata sebagai dampak dari tekanan AS terhadap Caracas. 

“Intervensi bersenjata di Venezuela akan menjadi bencana kemanusiaan bagi kawasan ini dan preseden berbahaya bagi dunia,” ucap Lula di podium, seperti dimuat Buanos Aires.

Namun Milei justru mendukung pendekatan keras Trump terhadap pemerintah Venezuela. Presiden Argentina itu menyatakan bahwa tekanan perlu ditingkatkan demi membebaskan rakyat Venezuela. 

“Argentina menyambut baik tekanan dari Amerika Serikat dan Donald Trump untuk membebaskan rakyat Venezuela. Waktu untuk pendekatan yang ragu-ragu dalam masalah ini telah berakhir,” ujar Presiden Argentina.

Perbedaan pandangan antara Lula dan Milei muncul di tengah agenda pembahasan kemajuan perjanjian dagang Mercosur-Uni Eropa. 

Kesepakatan besar itu kembali tertunda karena adanya penolakan dari sejumlah negara anggota Uni Eropa, terutama terkait kekhawatiran sektor pertanian.

Lula mendesak adanya keberanian politik agar negosiasi yang sudah berlangsung selama 26 tahun ini bisa segera diselesaikan. Ia juga menyebut Eropa belum memberi kepastian.

Selain Argentina dan Brasil, pertemuan Mercusur dihadiri para pemimpin Uruguay, Paraguay, Panama, serta perwakilan Bolivia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya