Berita

Ketua Umum Perisai Kebenaran Nasional (PKN), Mangapul Sirait. (Foto: Youtube Forum Keadilan TV)

Hukum

PKN akan Demo Besar soal Dugaan Penggelapan Barbuk Sabu 20 Kg

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 06:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum Perisai Kebenaran Nasional (PKN), Mangapul Sirait mencurigai oknum Polres Tangerang Selatan (Tangsel) telah mengambil 16 kilogram sabu secara diam-diam saat membawa empat koper dari rumah kontrakan Tatang di Pamulang, Tangsel.

"Karena Tatang tidak tahu jumlahnya. Jadi kemungkinan pas koper dibawa bolak-balik itu ada sabu yang disembunyikan," kata Mangapul melalui Youtube Forum Keadilan TV, dikutip Minggu 21 Desember 2025.

Ternyata bukan cuma 16 kilogram sabu, saat dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), barang bukti sabu kembali dikurangi 4 kilogram.


"Ada rekamannya 34 kilogram dan ada saksi saat dihitung di rumah Tatang," kata Mangapul.

PKN berencana melaporkan kasus ini ke Komisi Reformasi Polri dan Kompolnas, serta mengancam akan menggelar aksi demo besar jika tidak ada tindakan tegas.

"Karena polisi bersikeras barang bukti tetap 30 kilogram," kata Mangapul. 

Empat koper yang awalnya disebut berisi pakaian kotor, sebelumnya diambil Tatang dari rumah kakak iparnya berinisial US di rumahnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya