Berita

Ketua Umum Perisai Kebenaran Nasional (PKN), Mangapul Sirait. (Foto: Youtube Forum Keadilan TV)

Hukum

Polisi Rebutan Barang Bukti Sabu di Dalam Mobil

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 04:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setelah bolak-balik dibawa polisi, akhirnya empat koper berisi narkoba kembali disimpan di rumah kontrakan Tatang alias Itang di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

"Waktu itu sudah menjelang Subuh," kata Ketua Umum Perisai Kebenaran Nasional (PKN), Mangapul Sirait melalui Youtube Forum Keadilan TV, dikutip Minggu 21 Desember 2025.

Mangapul mengatakan, polisi kemudian membuat skenario terjadi penggerebekan narkoba di rumah Tatang. Polisi meminta Tatang cs mengikuti instruksi tanpa boleh protes.


"Setelah pintu rumah dibuka oleh istrinya Tatang (seolah-olah polisi menggerebek). Tapi istri Tatang ketawa, karena mirip sinetron," kata Mangapul.

Selanjutnya, kata Mangapul, polisi-polisi itu seperti baru datang sambil teriak-teriak. Ada pula polisi yang melakukan perekaman peristiwa itu.

"Perekaman itu dilakukan berulang-ulang," kata Mangapul.

Kemudian Tatang berikut empat koper berisi narkoba diangkut ke Polres Tangsel.

"Nah pas di dalam mobil Tatang melihat polisi-polisi itu berebutan sabu," kata Mangapul.

"Kata Tatang, sabu-sabu itu ditaruh di kantong baju polisi," sambungnya.

Setibanya di Polres Tangsel, Tatang lalu dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dalam BAP tertulis barang bukti sabu yang disita 30 kilogram, padahal faktanya 34 kilogram.

"Tatang bingung, kok jadi 30 kilogram," kata Mangapul.

Empat koper yang awalnya disebut berisi pakaian kotor, sebelumnya diambil Tatang dari rumah kakak iparnya berinisial US di rumahnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya