Berita

Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana menggelar reses di di wilayah Binuangeun, Kabupaten Lebak, Sabtu 20 Desember 2025.(Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Tradisi Ruwat Laut Perlu Dihidupkan Kembali

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 04:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana masyarakat nelayan di Kabupaten Lebak untuk menghidupkan kembali peringatan Hari Nelayan dan tradisi Ruwat Laut, didukung Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana. 

Meski demikian tetap perlu dilakukan dialog bersama tokoh agama agar pelaksanaannya dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. 

Begitu disampaikan Bonnie saat kegiatan Serap Aspirasi dan Silaturahmi di masa reses bersama masyarakat nelayan di wilayah Binuangeun, Kabupaten Lebak, Sabtu 20 Desember 2025.


Bonnie menyampaikan bahwa Hari Nelayan memang memiliki dasar sejarah yang panjang dan pertama kali diperingati pada masa Presiden Pertama Soekarno, kemudian ditegaskan sebagai Hari Nelayan Nasional melalui Keputusan Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri. 

“Tradisi seperti Ruwat Laut adalah warisan nenek moyang sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil laut,” kata Bonnie. 

Menurut Bonnie, kebudayaan bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan nilai-nilai yang hidup di masyarakat saat ini. Ia menilai, unsur keagamaan dapat dimasukkan dalam pelaksanaan Ruwat Laut, misalnya melalui doa bersama atau pengajian, sehingga esensi rasa syukur tetap terjaga. 

“Bentuknya bisa disesuaikan. Yang penting esensinya adalah rasa syukur dan kebersamaan. Bisa dengan doa bersama, pengajian, atau bentuk lain yang sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat,” kata Legislator PDIP ini. 

Bonnie juga mengatakan bahwa Kementerian Kebudayaan saat ini memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan kebudayaan di daerah. Namun, ia menegaskan bahwa inisiatif harus datang dari masyarakat itu sendiri.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya