Berita

Ketua Umum Perisai Kebenaran Nasional (PKN), Mangapul Sirait. (Foto: Youtube Forum Keadilan TV)

Hukum

Polres Tangsel Diduga Gelapkan Barbuk Sabu 20 Kg

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 02:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Skandal dugaan penggelapan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 20 kilogram di Polres Tangerang Selatan (Tangsel) diungkap oleh Ketua Umum Perisai Kebenaran Nasional (PKN), Mangapul Sirait.

Mangapul mengatakan, untuk satu kilogram sabu yang berasal dari China, Singapura atau Malaysia bisa mencapai Rp1 miliar.

"Rp1 miliar dijual cepat. Kalau 20 kilogram berarti Rp20 miliar," kata Mangapul melalui Youtube Forum Keadilan TV, dikutip Minggu 21 Desember 2025.


Menurut Mangapul, sabu 20 kulogram tersebut merupakan barang bukti hasil tangkapan aparat Polres Tangsel.

"Kasus ini dari laporan masyarakat yang melapor suaminya tidak salah tetapi ditangkap polisi," kata Mangapul.

Mangapul selanjutnya menemui perempuan berinisial Y di rumahnya di kawasan Pamulang, Tangsel. Sementara sang suami bernama Tatang alias Itang.

"Dikatakan oleh Y, suami saya ditelepon oleh kakak iparnya (US). Diminta untuk mengambil empat koper berisi baju kotor di rumahnya," kata Mangapul.

Setelah koper tersebut diambil, kata Mangapul, kemudian disimpan di dalam rumah Tatang.

"Tetapi tidak ada kabar dari kakak ipar Tatang yang sedang berada di Medan," kata Mangapul.

Hingga kemudian, pada 25 September 2025, Tatang diminta memperbaiki pintu apartemen US di Ciputat, Tangsel.

"Setelah diperbaiki, Tatang diminta turun ke bawah. Ternyata di situ sudah ada US dan polisi Polda Metro Jaya," kata Mangapul.

Tatang bersama US kemudian dibawa ke Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Di sana ditemukan sabu seberat 24 kilogram. 

"Tetapi US dan Tatang dibebaskan dua hari kemudian. Nggak ditahan," kata Mangapul.

Selanjutnya, saat sejumlah keluarga berkumpul rumah kontrakan Tatang untuk membicarakan soal empat koper pakaian kotor milik US, tiba-tiba datang polisi. 

"Polisi meminta Tatang membuka koper. Saat dibuka ternyata berisi sabu," kata Mangapul.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya