Berita

Ilustrasi (Foto: BNI)

Nusantara

BNI Bersama BUMN Peduli Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana di Sumatera

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 12:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

BNI bersama Keluarga Besar BUMN melalui program BUMN Peduli "Satu Hati untuk Sumatera" bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera. Bantuan disalurkan secara terukur dan berbasis kebutuhan lapangan dengan koordinasi BPBD dan pemerintah daerah.

Sejak fase awal tanggap darurat, BNI menyalurkan bantuan pangan, logistik kesehatan, serta dukungan posko bencana. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan kehadiran BUMN diwujudkan melalui aksi nyata dan sinergi lintas pihak.

“Keluarga Besar BUMN hadir dengan satu semangat, bergerak cepat dan bekerja bersama agar bantuan benar-benar dirasakan masyarakat terdampak,” ujar Okki, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu 20 Desember 2025.


Hingga kini, BNI menyalurkan bantuan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. 

Di Sumatera Utara, bantuan mencakup beras, gula, minyak goreng, makanan siap saji, selimut, obat-obatan, serta dukungan akses internet. Di Sumatera Barat, BNI menyalurkan bantuan pangan, kebutuhan kesehatan, perlengkapan kebersihan, serta peralatan dapur umum dan pengungsian.

Sementara di Aceh, BNI mendirikan posko bantuan di Aceh Utara dan Aceh Tenggara dengan fokus penyediaan tandon air bersih, layanan kesehatan dan trauma healing, tenda darurat, peralatan masak, serta bantuan pendidikan berupa seragam sekolah bagi anak-anak terdampak.

Menurut Okki, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

“Penyaluran bantuan dilakukan bertahap dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tambah Okki.

Melalui sinergi BUMN Peduli, BNI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat, baik pada fase tanggap darurat maupun pemulihan berkelanjutan.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya