Berita

Bahlil Lahadalia memberikan arahan di Rapimnas Partai Golkar 2025 (RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Bahlil: Golkar Milik Rakyat, Bukan Properti Pribadi atau Keluarga Tertentu!

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 12:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak boleh ada satu kelompok pun yang bisa mengklaim Partai Golkar menjadi milik pribadi apalagi keluarga. Sebab, Partai Golkar dilahirkan dan digagas oleh pendiri bangsa.

Begitu ditegaskan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam Rapimnas di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu, 20 Desember 2025.

"Tidak ada partai di Republik ini yang proses kelahiran sejarahnya dilahirkan oleh pendiri bangsa. Pikiran-pikiran besarnya pun didirikan, digagas oleh para pendiri bangsa. Dan karena itu, Golkar gak boleh ada satu kelompok orang tertentu yang mengklaim bahwa Golkar ini seperti punya mereka," ujarnya.


Bahlil menegaskan, Golkar merupakan milik keluarga besar bangsa Indonesia. Sehingga, tidak boleh diklaim sebagai milik perseorangan tertentu. 

"Enggak boleh satu kelompok tertentu merasa punya partai Golkar ini, enggak boleh. Apalagi keluarga tertentu, enggak boleh. Yang bisa mengklaim Golkar ini punya siapa? Ada seluruh rakyat Indonesia yang merasa bagian daripada keluarga besar," ujarnya.

Lebih jauh, Bahlil menegaskan bahwa Golkar harus menjadi partai yang Inklusif. Sebagaimana tercatat dalam sejarahnya, Golkar didirikan sebagai partai yang Inklusif.

"Ini penting, ini biar kita fair. Kalau kita mau besar partai ini, kalau kita betul-betul mengembalikan partai ini kepada kita perjuangannya, maka kita harus inklusif. Kita tidak boleh eksklusif. Karena memang sejarah partai ini didirikan bukan untuk eksklusif," demikian Bahlil.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya