Berita

Pasukan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara besar-besaran ke puluhan target kelompok ISIS di Suriah (Tangkapan layar RMOL dari siaran ABC News)

Dunia

Amerika Serikat Bombardir Puluhan Target ISIS di Suriah

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara besar-besaran ke puluhan target kelompok ISIS di Suriah pada Jumat, 19 Desember 2025 waktu setempat.

Pejabat AS mengatakan, serangan udara dengan kode “Operation Hawkeye Strike" ini menyasar anggota ISIS, infrastruktur, dan lokasi senjata di wilayah Suriah bagian tengah.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa serangan ini bukan awal dari perang baru, melainkan bentuk pembalasan atas serangan terhadap pasukan AS. “Ini bukan awal perang, ini adalah pernyataan balas dendam. Hari ini kami memburu dan membunuh musuh-musuh kami, dan kami akan terus melakukannya,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Sabtu 20 Desember 2025.


Serangan balasan ini menyusul insiden akhir pekan lalu di kota Palmyra, Suriah tengah, di mana dua tentara AS dan seorang penerjemah sipil tewas, sementara tiga tentara AS lainnya terluka. Pelaku penyerangan kemudian ditembak mati.

Menurut militer AS, pelaku diduga merupakan anggota pasukan keamanan Suriah yang bersimpati pada ISIS. Meski begitu, pemerintah Suriah saat ini justru bekerja sama dengan koalisi pimpinan AS untuk memerangi ISIS.

Sekitar 1.000 tentara Amerika masih ditempatkan di Suriah. Dalam beberapa bulan terakhir, koalisi yang dipimpin AS secara rutin melakukan serangan udara dan operasi darat untuk menekan sisa-sisa kekuatan ISIS di wilayah tersebut.

Pemerintahan Suriah kini dipimpin oleh mantan kelompok pemberontak yang menggulingkan Bashar al-Assad tahun lalu, setelah konflik sipil selama 13 tahun. Pemerintah baru Suriah juga telah menjalin kesepakatan kerja sama dengan AS dalam upaya melawan ISIS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya