Berita

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (tengah) di Aula AH. Nasution Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Desember 2025. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade segun)

Pertahanan

Jenderal Maruli:

Kampung Pancasila Bangun Jiwa Bangsa dari Tingkat Bawah

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 00:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan Kampung Pancasila bukan sekadar program simbolik, melainkan upaya membangun jiwa kebangsaan masyarakat dari tingkat paling bawah.

Hal itu disampaikan Maruli saat puncak KSAD Award Kampung Pancasila 2025 yang digelar di Aula AH. Nasution Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Desember 2025.

“Hari ini kita menyelenggarakan lomba penilaian Kampung Pancasila yang ketiga. Sampai saat ini sudah terbentuk sekitar 1.860 Kampung Pancasila,” kata Maruli.


Program tersebut digelar Mabes TNI AD bekerja sama dengan PT Astra International Tbk dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Maruli menegaskan, keberadaan Kampung Pancasila harus terus dipantau dan dikawal agar tidak berhenti sebagai proyek seremonial.

“Kami tidak ingin hanya membentuk desanya, tapi juga jiwanya. Jiwa bernegara, jiwa Pancasila,” tegasnya.

Karena itu, TNI AD menilai Kampung Pancasila secara langsung ke lapangan, bukan hanya berdasarkan laporan administrasi.

“Kami datangi tempatnya, kami lihat program UMKM, ketahanan pangan, komunikasi sosialnya, dan kami dengar langsung dari masyarakat apa manfaat yang mereka rasakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menilai program Kampung Pancasila menjadi jawaban atas krisis keteladanan di masyarakat.

“Kita sedang mengalami krisis keteladanan. Kampung Pancasila ini membangkitkan teladan dari bawah,” ujar Yudian.

Ia menegaskan, Pancasila bukan sekadar slogan, melainkan praktik hidup yang mencerminkan kebhinekaan dan tanggung jawab bersama sebagai warga negara.

“Semua punya kewajiban yang sama sebagai WNI, tapi cara berkontribusinya bisa berbeda-beda. Dan TNI AD adalah contoh nyata kebhinekaan itu,” pungkas Yudian.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya