Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Menguat saat Perhatian Investor Tertuju pada BOJ

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 09:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang akhir pekan, Jumat 19 Desember 2025 bursa saham Asia dibuka menguat mengikuti kenaikan bursa Eropa dan Wall Street. Sentimen positif datang dari data inflasi AS November yang lebih rendah dari perkiraan, sehingga memicu harapan pemangkasan suku bunga lanjutan oleh The Fed.

Di kawasan Asia, perhatian investor tertuju pada keputusan Bank of Japan (BOJ) yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga menjadi 0,75 persen, level tertinggi sejak 1995. 

Kebijakan ini berpotensi memperkuat Yen dan menahan inflasi Jepang yang telah berada di atas target BOJ selama 44 bulan berturut-turut. Inflasi Jepang pada November tercatat 2,9 persen, sementara inflasi inti bertahan di 3 persen, sesuai ekspektasi.


Perdagangan saham Asia pagi ini menguat. Indeks ASX 200 Australia naik 0,52 persen dan berlanjut menguat 0,43 persen ke level 8.625. 

Kospi Korea Selatan dibuka naik 0,68 persen, sementara Kosdaq bertambah 0,53 persen. 

Nikkei 225 Jepang menguat 0,85 persen ke 49.419,42 dan Topix naik 0,57persen.

Di dalam negeri, IHSG diperkirakan masih menghadapi tekanan jual setelah kemarin turun 0,68 persen ke 8.618. 

Meski demikian, ETF saham Indonesia (EIDO) di bursa New York naik 0,65 persen ke level 18,63 Dolar AS.

Analis menilai tekanan jual IHSG mulai mereda, dengan potensi rotasi dana dari saham konglomerasi ke sektor perbankan seiring momentum window dressing akhir tahun. Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren pelemahan dan tertahan di bawah rata-rata pergerakan 20 hari (MA20).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya