Berita

Ilustrasi emas (Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Lesu Usai Inflasi AS Melambat

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange mengalami koreksi tipis pada perdagangan Kamis 18 Desember 2025 waktu setempat.  

Hal ini dipicu oleh rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan, sehingga daya tarik emas sebagai pelindung nilai (hedging) terhadap inflasi sedikit berkurang.

Emas Spot turun 0,2 persen ke level 4.330,39 Dolar AS per ons. Meski turun, harga masih berada di dekat rekor tertingginya.  Harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,2 persen menjadi 4.364,5 Dolar AS per ons.


Pelemahan harga emas sejalan dengan meredanya tekanan inflasi, menurut para analis. Inflasi yang turun lebih cepat dari perkiraan mengurangi kebutuhan investor untuk membeli perlindungan terhadap inflasi. 

Data menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) AS tumbuh 2,7 persen secara tahunan pada November, lebih rendah dari perkiraan kenaikan 3,1 persen berdasarkan survei ekonom  Reuters .

Emas sering dibeli investor untuk menjaga nilai kekayaan saat harga barang-barang naik (inflasi tinggi). Ketika inflasi mulai terkendali dan melambat lebih cepat dari dugaan, kebutuhan untuk "bersembunyi" di aset emas menjadi berkurang.

Walaupun emas sedang terkoreksi, logam mulia lainnya menunjukkan tren menarik. Harga perak turun 1,5 persen ke 65,3, namun secara keseluruhan tahun ini sudah melesat 126 persen akibat tingginya permintaan investasi.

Platinum melonjak 1,2 persen ke 1.922 Dolar AS, level tertinggi dalam 17 tahun, didorong permintaan besar dari China.  Paladium melambung 3,7 persen mendekati harga puncak dalam tiga tahun terakhir.

Meski ada pelemahan jangka pendek karena data inflasi, para analis masih optimis emas bisa menembus angka 4.500 Dolar AS hingga 5.000  di masa depan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya