Berita

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Nusantara

Purbaya Puji Bea Cukai Sulit Disogok

Sita 11 Juta Batang Rokok Ilegal
JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 01:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atas penindakan rokok ilegal yang semakin agresif dan profesional. 

Pujian itu disampaikan Purbaya menyusul keberhasilan DJBC menyita 11 juta batang rokok ilegal, yang diklaim sebagai salah satu penindakan terbesar.

Nilai barang bukti hasil penindakan tersebut diperkirakan mencapai Rp23 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp12,5 miliar.


“Bea Cukai sekarang lebih aktif melakukan razia-razia dan pemeriksaan, mereka sudah hampir sulit disogok lagi," kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, di Jakarta, Kamis 18 Desember 2025.

Purbaya menjelaskan, dalam kasus tersebut DJBC juga telah menangkap tiga orang warga negara asing (WNA) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penangkapan dilakukan berdasarkan tindak lanjut informasi dari masyarakat.

Menurutnya, rokok ilegal itu berasal dari Dili, Timor Leste. Barang selundupan tersebut masuk ke Indonesia melalui jalur tidak resmi atau pelabuhan tikus secara bertahap, sebelum akhirnya ditimbun di wilayah Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saat ini, ketiga tersangka telah dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kantor Pusat DJBC," kata Purbaya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya