Berita

Pemimpin Korea Utara yang telah wafat Kim Jong Il (Foto: BBC)

Global

Kim Jong Il dan Dedikasi Seumur Hidup untuk Kesejahteraan Rakyat Korut

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 11:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kim Jong Il dikenal sebagai pemimpin Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) yang mendedikasikan seluruh hidupnya bagi kesejahteraan rakyat. 

Mengutip laporan yang diterima redaksi Rabu, 17 Desember 2025, Ketua Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara periode 1942–2011 itu disebut bekerja tanpa henti dengan menjadikan kepentingan masyarakat sebagai pusat dari setiap kebijakan dan langkah kepemimpinannya.

Salah satu pertanyaan yang paling sering ia ajukan kepada para pejabat adalah, “Do the people like it?” Menurut media setempat, pertanyaan tersebut telah menjadi kebiasaan Kim Jong Il, baik saat menjalankan tugas resmi maupun dalam kehidupan sehari-hari.


Setiap kali meninjau perumahan baru atau fasilitas rekreasi, ia selalu menanyakan hal yang sama. Kim Jong Il merasa senang dan lega ketika menerima jawaban positif, karena baginya aspirasi dan kepuasan rakyat merupakan tolok ukur utama keberhasilan pembangunan.

Pandangan tersebut mencerminkan filosofi kepemimpinannya yang menempatkan kebutuhan dan tuntutan rakyat sebagai standar seluruh pemikiran dan praktik. Ia disebut tidak segan mengerahkan sumber daya besar demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dedikasinya terhadap kesejahteraan rakyat juga tampak dalam kunjungan luar negeri. Saat berada di Rusia, Kim Jong Il meninjau berbagai fasilitas industri, budaya, dan komersial. Namun, perhatiannya tetap tertuju pada bagaimana pengalaman tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup rakyat di negaranya.

Kesan mendalam ditinggalkannya bagi pihak Rusia. Perwakilan Presiden Federasi Rusia untuk Distrik Federal Timur Jauh kala itu menyebut Kim Jong Il sebagai pemimpin yang “mencurahkan seluruh pemikiran dan semangatnya untuk kesejahteraan rakyatnya”.

Sepanjang hidupnya, Kim Jong Il terus melakukan bimbingan lapangan. Ia pernah mengatakan bahwa ketika berada di dalam kereta, ia merasa seperti berada di rumah, sementara ketika berada di rumah, ia merasa seperti tinggal di hotel. 

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa besar waktu hidupnya dihabiskan dalam perjalanan demi bertemu langsung dengan rakyat.

Dedikasi itu berlanjut hingga akhir hayatnya. Meski tim medis menyarankan agar ia menghentikan perjalanan karena kondisi kesehatan yang menurun dan kelelahan yang menumpuk, Kim Jong Il tetap melanjutkan bimbingan lapangan. 

Ia akhirnya wafat di dalam kereta, dalam perjalanan yang disebut sebagai pengabdian terakhirnya bagi rakyat.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya