Berita

GM FKPPI menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh pada 9-10 Desember 2025. (Foto: GM FKPPI)

Nusantara

GM FKPPI Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Bencana Aceh

SELASA, 16 DESEMBER 2025 | 05:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh pada 9-10 Desember 2025.

Bantuan yang disalurkan berupa satu ton beras dan 200 karton air mineral, yang didistribusikan melalui jalur darat ke Posko Utama Bencana Alam Kabupaten Bireuen. 

Serah terima bantuan dilakukan secara resmi kepada Bupati Bireuen, Mukhlis bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, sebagai bagian dari mekanisme penyaluran terpadu bagi para pengungsi.


Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Rahmat Mandela mengatakan bahwa kondisi di Aceh menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi situasi darurat yang penuh keterbatasan.

“Selama masyarakat membutuhkan, kita harus tetap bergerak dan mencari jalan agar bantuan sampai,” ujar Sandi.

Pelaksanaan kegiatan di lapangan dipimpin oleh Ketua PD I GM FKPPI Aceh Muhammad Tegar Cakra Donya, didampingi  Sekretaris PD I GM FKPPI Aceh Jhon Edwin F. Tambunan, beserta jajaran pengurus daerah. 

Tegar menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan, ketepatan sasaran, dan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Situasi di lapangan cukup menantang, namun kami berupaya memastikan bantuan tetap tersalurkan dengan baik,” kata Tegar.

Sekretaris Jenderal GM FKPPI, Stalino, mengapresiasi kerja keras GM FKPPI Aceh yang tetap menjalankan misi kemanusiaan meskipun menghadapi hambatan signifikan.

“Apa yang dilakukan GM FKPPI Aceh mencerminkan semangat pengabdian dan disiplin organisasi," kata Stalino.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya