Berita

Ilustrasi Jalan Braga yang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di pusat Kota Bandung. (Foto: jabarprov.go.id)

Nusantara

Korupsi di Bandung Bukan Insiden Tapi Tradisi yang Dirawat

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 04:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penetapan Wakil Wali Kota Bandung Erwin dan anggota DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan barang dan jasa membuka borok lama birokrasi Ibu Kota Jawa Barat. Penggungkapan kasus dinilai bukan sekadar perkara hukum tetapi cermin tradisi buruk yang tak kunjung putus.

"Dalam rentang waktu cukup panjang, pejabat publik di Kota Bandung selalu saja bersinggungan dengan kasus korupsi. Ini seperti tradisi negatif yang terus dirawat," kata pengamat politik Universitas Pasundan, Fahmi Iss Wahyudi.

Menurut Fahmi, kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung yang menjerat wakil wali kota dan anggota legislatif tersebut menandakan ekosistem birokrasi di Pemkot Bandung bermasalah serius dan perlu ditata ulang secara menyeluruh.


"Harus ada pembenahan total terhadap ekosistem birokrasi, termasuk praktik-praktik curang dalam proyek-proyek yang berada di tangan OPD (organisasi perangkat daerah). Apalagi tuduhannya terkait penyalahgunaan wewenang," tegasnya dikutip dari RMOLJabar, Senin 15 Desember 2025.

Fahmi mengingatkan, jika pola ini tidak segera diputus oleh aparat penegak hukum, praktik korupsi akan terus berulang dan menjadi beban laten pemerintahan daerah.

"Kalau tidak diintercep sekarang, tradisi ini akan terus berlangsung. Dampaknya jelas, kualitas pelayanan publik terganggu dan kepercayaan masyarakat makin tergerus," ujarnya.

Karena itu, Fahmi menilai Kota Bandung membutuhkan perlakuan khusus untuk memutus mata rantai korupsi yang membelit birokrasi dan elit politiknya.

"Kota Bandung butuh treatment khusus. Bisa melalui pendampingan langsung dari aparat penegak hukum atau bahkan meminta bantuan khusus dari pemerintah pusat agar tata kelola pemerintahan benar-benar dibenahi," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya