Berita

Kemensos mendistribusikan bantuan logistik ke sembilan kabupaten/kota dan satu posko darurat bencana (PDB) di Provinsi Aceh. (Foto: Kemensos)

Nusantara

Kapal Laut Ambil Alih Distribusi Bantuan Bencana di Aceh

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 01:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Transportasi laut menjadi tulang punggung utama distribusi bantuan logistik dalam penanganan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, Teuku Faisal mengatakan, ketika sejumlah jalur darat lumpuh akibat banjir dan longsor, kapal laut berperan sebagai penghubung vital antarwilayah terdampak agar bantuan tetap tersalurkan.

“Selama masa tanggap darurat telah dilakukan 35 trip pelayaran dengan total muatan lebih dari 351 ton bantuan logistik ke berbagai daerah terdampak bencana,” kata Faisal dikutip dari RMOLAceh, Senin 15 Desember 2025.


Faisal menjelaskan, pemerintah daerah mengalihkan distribusi bantuan melalui laut agar penanganan darurat tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Selain pengiriman bantuan logistik, Dishub Aceh juga mengoperasikan kapal perintis ke sejumlah pelabuhan strategis, di antaranya Pelabuhan Ulee Lheue, Krueng Geukuh, Kuala Langsa, hingga Belawan. 

Langkah ini dilakukan untuk menjaga konektivitas antarwilayah serta memastikan arus distribusi barang tetap lancar selama masa darurat.

Tak hanya difungsikan untuk distribusi bantuan, transportasi laut juga dimanfaatkan dalam proses evakuasi warga terdampak bencana. 

Kapal Negara (KN) Ambareta diberangkatkan sebanyak dua trip dengan membawa 85 ton bantuan logistik, sekaligus mengevakuasi warga dari Langsa dan Aceh Utara menuju wilayah yang lebih aman.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya