Ilustrasi
Ilustrasi
Pengamat Citra Institute, Efriza menilai, AI atau kecerdasan buatan akan menjadi alat pertempuran antara calon yang masif digunakan.
"Potensi manipulasi informasi berbasis AI dan deepfake pada Pemilu 2029, menjadi ajang kompetisi narasi yang lebih ditentukan oleh kecanggihan algoritma daripada gagasan politik," ujar Efriza kepada Kantor Berira Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 14 Desember 2025.
Populer
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
UPDATE
Senin, 18 Mei 2026 | 20:17
Senin, 18 Mei 2026 | 20:02
Senin, 18 Mei 2026 | 19:46
Senin, 18 Mei 2026 | 19:45
Senin, 18 Mei 2026 | 19:37
Senin, 18 Mei 2026 | 19:28
Senin, 18 Mei 2026 | 19:15
Senin, 18 Mei 2026 | 19:08
Senin, 18 Mei 2026 | 19:00
Senin, 18 Mei 2026 | 18:55