Berita

Trauma healing TNI AL kepada anak-anak di Aceh Tamiang. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

TNI AL Gelar Trauma Healing Bagi Korban Bencana Sumatera

MINGGU, 14 DESEMBER 2025 | 04:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI AL kembali menunjukkan komitmennya hadir di tengah masyarakat terdampak bencana melalui kegiatan pemulihan psikologi berupa trauma healing bagi warga Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat, 12 Desember 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Trauma Healing TNI AL dari Dinas Psikologi TNI AL (Dispsial). Kehadiran tim tersebut bertujuan membantu memulihkan kondisi mental dan emosional masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan pasca bencana.

Bertempat di lokasi pengungsian di Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Tim Trauma Healing TNI AL melaksanakan berbagai kegiatan pemulihan psikologi kepada anak-anak maupun orang dewasa melalui fun games, terapi peningkatan rasa berharga diri, serta penanaman nilai-nilai positif untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri dan semangat menjalani aktivitas sehari-hari. 


Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan antusiasme dari masyarakat terdampak bencana alam.

Melalui kegiatan ini, TNI Angkatan Laut menegaskan perannya tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan yang senantiasa hadir membantu masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk dalam pemulihan psikologis pasca bencana alam, sesuai dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya