Berita

Adimas Firdaus pemilik akun Resbobbb yang diduga menghina suku Sunda. (Foto: tangkapan layar video Tiktok)

Hukum

Tangkap Segera Adimas Firdaus Resbob Penghina Suku Sunda!

MINGGU, 14 DESEMBER 2025 | 01:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pihak Kepolisian diminta untuk secepatnya menangkap pemilik akun media sosial resbob karena diduga telah menyebarkan kebencian dan permusuhan terhadap suku Sunda.

Permintaan ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dikutip redaksi dari video wawancara, Sabtu, 13 Desember 2025.

Tindakan Adimas Firdaus yang mengaku sebagai pemilik akun, sebut Erwan, masuk ranah SARA dan berpotensi memecah belah persatuan bangsa.


Menurutnya, proses hukum harus dilakukan agar ada efek jera sehingga tidak ada lagi yang menghina suku mana pun.

"Saya yakin dan percaya pihak kepolisian akan segera menangkap orang tersebut," ujar Erwan.
Erwan secara pribadi mengaku tersinggung dan marah atas ucapan yang dilontarkan Adimas. Namun ia mengingatkan agar kemarahan masyarakat tidak diarahkan kepada suku tertentu.
"Tapi kita tidak boleh dendam kepada sukunya dia. Tidak semua orang sama. Fokus saja kepada orang tersebut karena itu perilakunya," tukasnya.

Pernyataan Erwan muncul setelah beredar potongan video siaran langsung Adimas Firdaus di media sosial. Dalam video itu, Adimas melontarkan kata-kata kasar yang menghina suku Sunda, bahkan saat diingatkan temannya, ia tetap menantang sambil tertawa.

Belakangan Adimas mengaku pernyataan disampaikan saat live di Surabaya. Ia juga menyebut sengaja melakukan hate speech terhadap Viking agar menjadi kontroversi demi perhatian publik.

Adimas telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat atas dugaan melakukan ujaran kebencian oleh Viking Persib Club. Pelaporan dilakukan kuasa hukum Viking, Ferdy Rizki, ke Direktorat Reserse Siber Polda Jabar.

"Tadi malam, alhamdulillah, kami sudah membuat laporan polisi terkait dengan adanya ujaran kebencian yang viral di media sosial. Saya juga diberi penugasan oleh Ketua Viking Tobias Ginanjar untuk membuat laporan polisi terkait dengan adanya ujaran kebencian tersebut," jelas Ferdy.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya