Berita

Prof. Dr. Ahmad M. Ramli (paling kiri). (Foto: Dokumentasi Forkopi)

Bisnis

Guru Besar Unpad:

Transformasi Digital Koperasi Harus Disertai Mitigasi Risiko

MINGGU, 14 DESEMBER 2025 | 00:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Guru Besar Tetap Cyber Law Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Ahmad M. Ramli, S.H., M.H., FCB.Arb., CRGP, menegaskan bahwa transformasi digital koperasi merupakan keniscayaan di tengah revolusi teknologi, namun harus disertai mitigasi risiko dan kepatuhan terhadap hukum siber agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertema Risiko Hukum Digitalisasi Koperasi yang diselenggarakan Forkopi dan Kospin Jasa di Pusdiklat Kospin Jasa, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Sabtu, 13 Desember 2025.

“Revolusi digital bukan sekadar perubahan teknologi, melainkan proses transformasi manusia dan organisasi menjadi lebih adaptif, cerdas, dan responsif terhadap perubahan,” kata Ramli dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.


Ia menjelaskan bahwa dunia telah melewati sejumlah fase peradaban informasi, mulai dari era print hingga era post-generative AI, yang secara signifikan mengubah cara manusia mengakses dan menggunakan informasi.

Perubahan tersebut turut menggeser paradigma kecerdasan manusia di era digital.

“Di masa lalu, orang pintar identik dengan kemampuan menghafal. Namun di era digital saat ini, paradigma tersebut telah bergeser secara drastis,” jelasnya.

Menurut dia, keunggulan manusia saat ini bukan lagi pada hafalan atau deep work, melainkan pada kemampuan berpikir kritis dan adaptif.

“Orang pintar di era digital bukan lagi ‘si penghafal’, melainkan si pencari cara, si penanya yang cerdas, si penentu arah, dan si adaptif terhadap perubahan,” ungkapnya.

Dalam konteks kelembagaan, Prof. Ramli menegaskan bahwa organisasi, termasuk koperasi, dihadapkan pada pilihan yang tegas.

“Pilihan organisasi saat ini hanya dua: bertransformasi atau terdisrupsi,” tegasnya

Ia menekankan bahwa koperasi sebagai motor ekonomi rakyat tidak dapat lagi bertahan dengan pola lama.

“Koperasi sebagai motor ekonomi rakyat tidak bisa lagi bertahan dengan cara lama. Digitalisasi menjadi keharusan, bukan pilihan,” tuturnya.

Prof. Ramli juga menyoroti besarnya potensi koperasi dalam ekosistem ekonomi digital nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa tanpa transformasi, peluang tersebut akan hilang.

“Jika tidak segera bertransformasi, pasar digital Indonesia akan terus dikuasai oleh pemain asing,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya