Berita

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatinkom) BNPB Abdul Muhari (kiri) merilis update penanganan banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Sabtu, 13 Desember 2025. (Foto: tangkapan layar YouTube)

Nusantara

Korban Meninggal Akibat Banjir dan Longsor Sumatera Tembus 1.006 Jiwa

SABTU, 13 DESEMBER 2025 | 22:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban tewas kini menembus 1.006 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatinkom) BNPB Abdul Muhari memastikan angka tersebut merupakan hasil rekapitulasi terbaru dari tiga provinsi terdampak hingga Sabtu, 13 Desember 2025.

"Total korban meninggal dunia per hari ini mencapai 1.006 jiwa. Ada perubahan data di tiga provinsi setelah verifikasi lanjutan,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube.


Di Provinsi Aceh, jumlah korban meninggal bertambah dari 411 menjadi 415 jiwa. Sumatera Utara juga mengalami kenaikan dari 343 menjadi 349 jiwa. Sementara di Sumatera Barat, korban meninggal bertambah satu orang dari 241 menjadi 242 jiwa.

Menurut Abdul Muhari, perubahan data tersebut terjadi seiring proses pencocokan dan verifikasi ulang identitas para korban di lapangan.

Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat perkembangan jumlah korban hilang. Per 12 Desember 2025, korban hilang tercatat 226 orang. Kini angka itu menurun menjadi 217 orang, yang masih terus dicari oleh tim gabungan di lokasi bencana.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya