Berita

Presiden Prabowo Subianto di Posko SMP 2 Wih Pesam, Bener Meriah, Aceh, Jumat, 12 Desember 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bekerja Keras untuk Pemulihan Bencana Meski Tanpa Tongkat Nabi Musa

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 19:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk bekerja sekuat tenaga membantu warga terdampak bencana, meski tanpa “tongkat Nabi Musa” yang mampu menyelesaikan persoalan secara seketika. 

Ia memastikan pemerintah hadir penuh dan mengerahkan seluruh sumber daya demi percepatan pemulihan di Aceh, Sumatra Utara, dan wilayah lain yang dilanda banjir bandang serta longsor.

“Saya minta maaf karena Presiden RI tidak punya tongkat Nabi Musa, tapi kita akan bekerja keras untuk bantu saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo saat meninjau langsung lokasi terdampak di Posko SMP 2 Wih Pesam, Bener Meriah, Aceh, Jumat, 12 Desember 2025. 


Ia memastikan pemerintah telah mengerahkan armada udara dalam jumlah besar untuk mempercepat distribusi bantuan dan evakuasi di titik-titik paling terdampak.

“Kita sudah kerahkan puluhan helikopter, puluhan pesawat. Kita sudah siapkan juga rencana untuk mengganti semua rumah,” tegasnya.

Prabowo mengakui proses pemulihan tidak bisa berlangsung instan mengingat skala kerusakan yang sangat luas. Namun ia meminta masyarakat tetap tenang dan bersabar, karena seluruh jajaran pemerintah, TNI, Polri, dan relawan terus bekerja tanpa henti.

“Tentunya kita butuh kesabaran dari bapak-bapak, ibu-Ibu sekalian. Karena tidak bisa kita seketika selesaikan semua itu ya,” imbuhnya.

Kunjungan ini merupakan yang ketiga kalinya sejak bencana besar menerjang Aceh pada akhir November lalu. 

Di tengah agenda luar negeri yang padat, termasuk lawatan ke Pakistan dan Rusia, Prabowo kembali bertolak ke Aceh sebagai bentuk komitmen memantau langsung proses penanganan serta memastikan pemulihan pascabencana berjalan sesuai rencana.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya