Berita

Direktur Jenderal Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung (Foto: Kemenag)

Nusantara

Festival Kasih Nusantara Hadir di TMII: Keragaman Bertemu di Satu Panggung

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 14:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama melalui Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen dan Ditjen Bimas Katolik tengah mempersiapkan sebuah perayaan Natal yang berbeda, lebih hangat, dan lebih inklusif. 

Acara ini menindaklanjuti usulan Menteri Agama Nasaruddin Umar tentang perlu ada kebersamaan dalam perayaan Natal bagi umat Kristiani. 

Menteri Agama  mendorong adanya perayaan Natal yang bisa menjadi titik temu dan wadah persaudaraan. Ide tersebut kemudian diwujudkan dalam Festival Kasih Nusantara, sebuah acara yang dirancang bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai perjumpaan lintas iman dalam suasana sukacita.


Direktur Jenderal Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, menjelaskan bahwa Festival Kasih Nusantara akan berlangsung pada 29 Desember 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mulai pukul 17.00 WIB. 

“Dalam rangka perayaan Natal 2025, umat Kristiani akan menggelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kementerian Agama. Ini menjadi momentum merajut kebersamaan ASN Kementerian Agama yang beragama Kristen Protestan dan Katolik, beserta keluarganya,” terang Jeane Marie Tulung, di Jakarta, Jumat 12 Desember 2025. 

Acara akan dibuka dengan ibadah Natal yang berlangsung sekitar satu setengah jam. Ibadah ini menjadi ruang refleksi dan syukur sebelum memasuki rangkaian perayaan yang lebih meriah.

Setelah Ibadah Natal selesai, kata Jeane Marie Tulung, baru akan digelar Festival Kasih Nusantara. Menariknya, panggung acara tidak hanya diisi penampilan dari umat Kristen saja. Akan hadir Barongsai dari komunitas Khonghucu, paduan suara anak dari Buddha, hingga tari Bali dari Hindu,sebuah bentuk nyata dari keragaman Nusantara yang dirangkul dalam satu perayaan.

Menteri Agama dijadwalkan hadir dan akan meluncurkan Buku Ekoteologi serta Kurikulum Berbasis Cinta, dua karya yang memperkaya perspektif keberagamaan yang penuh empati dan kepedulian terhadap bumi.

Festival akan ditutup dengan alunan musik kulintang dari gereja, menutup malam dengan nada yang hangat dan penuh kebersamaan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya