Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Empat Saham Kena Status UMA karena Diperdagangkan Tak Wajar

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 11:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap empat saham emiten akibat terjadi peningkatan harga yang tidak wajar dan tak biasa.

Empat saham yang kini dalam pengawasan ketat BEI tersebut adalah; PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), dan PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa penetapan status UMA ini tidak otomatis berarti adanya pelanggaran. Namun, BEI sedang mencermati perkembangan pola transaksi pada saham-saham tersebut.


Terkait status UMA ini, BEI mengimbau para investor untuk mengambil langkah kehati-hatian sebelum mengambil keputusan investasi pada empat saham di atas.

"Perhatikan tanggapan resmi dari masing-masing emiten terhadap permintaan konfirmasi Bursa, cermati kinerja fundamental dan seluruh keterbukaan informasi yang telah dipublikasikan emiten," imnbau BEI dalam keterangannya yang dikutip Jumat 12 Dsember 2025.

Selain itu, kaji ulang rencana aksi korporasi emiten yang belum mendapatkan persetujuan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), dan pertimbangkan potensi risiko kerugian yang mungkin terjadi sebelum memutuskan berinvestasi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya