Berita

Presiden Prabowo Subianto di Posko Pengungsian Aceh Tamiang (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tinjau Posko Pengungsian di Aceh Tamiang

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 11:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto kembali turun langsung ke lapangan dengan meninjau penanganan korban banjir bandang di Aceh Tamiang, Jumat, 12 Desember 2025. 

Dari Lapangan Udara Suwondo, Medan, Prabowo terbang menggunakan helikopter menuju wilayah terdampak untuk memastikan seluruh upaya penanganan berjalan optimal.

Presiden tiba bersama rombongan yang terdiri dari Seskab Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Angga Raka. 


Berdasarkan siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo disambut oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Perhubungan Dody Hanggodo.

Kepala Negara langsung menuju posko pengungsian untuk meninjau kondisi warga yang masih bertahan di tenda-tenda darurat. 

Ia melihat pelayanan kesehatan, mengecek ketersediaan bantuan, serta meninjau rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan parah. Presiden juga menyempatkan diri berbincang dengan para pengungsi dan menyalami mereka satu per satu. 

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghormatannya kepada pemerintah daerah dan seluruh unsur yang bekerja keras di lokasi bencana. 

“Yang saya hormati Bapak Gubernur Pak Muzakir Manaf, Pak Bupati Pak Fahmi, beliau hebat, terima kasih beliau mau mengabdi kepada rakyat,” kata Prabowo di hadapan warga.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat terus bekerja memulihkan layanan dasar, termasuk listrik dan akses logistik. 

“Saya minta maaf kalau masih ada yang belum. Kita sedang bekerja keras. Mungkin listrik yang belum ya. Listrik sudah mulai, oke, ya kita berusaha kita tahu di lapangan sangat sulit," kata Prabowo.

Sementara itu, dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih sangat besar. 

Per Kamis, 11 Desember 2025, tercatat 986 orang meninggal dunia, 224 orang masih hilang, dan 5.100 warga terluka. Hingga kini, 252 warga di tiga provinsi tersebut masih dalam pencarian.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya