Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Berakhir Variatif: S&P 500 dan Dow Jones Catat Rekor

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham AS berakhir bervariasi pada Kamis, dengan S&P 500 dan Dow Jones mencetak rekor penutupan tertinggi, sementara Nasdaq melemah setelah laporan Oracle memicu kekhawatiran investor terkait belanja besar di AI.

Dow Jones melonjak 646 poin atau 1,34 persen ke 48.704, pada penutupan perdagangan Kamis 11 Desember 2025 waktu setempat. 

S&P 500 naik 0,21 persen menjadi 6.901. Sebaliknya, Nasdaq turun 0,25 persen ke 23.593, terdorong penurunan Oracle  10,8 persen, yang memperingatkan belanja AI tahunannya membengkak 15 miliar Dolar AS dari rencana semula.


Saham teknologi lainnya ikut terseret, namun indeks Dow dan Russell 2000 menguat, didorong sektor siklikal dan keuangan. 

Saham Visa  melonjak 6,1 persen. Saham American Express, JP Morgan, dan Goldman Sachs naik lebih dari 2 persen, sementara sektor material melonjak 2,2 persen.

Investor mencerna kebijakan The Fed, yang memangkas suku bunga 25 bps dan memberi sinyal jeda pemotongan selanjutnya. Pasar merasa lega karena nada dovish Chairman Jerome Powell lebih ringan dari perkiraan, sementara klaim pengangguran AS naik tipis menjadi 236.000.

Di sisi perusahaan, saham Broadcom melemah 1,6 persen sesi reguler, tetapi melonjak 4 persen dalam after-hours setelah proyeksi pendapatan kuartal berjalan melampaui ekspektasi. 

Saham Walt Disney juga bertambah 2,4 persen setelah mengumumkan investasi 1 miliar Dolar AS di OpenAI, meredakan kekhawatiran investor terkait AI.

Secara keseluruhan, di NYSE jumlah saham naik mengungguli turun dengan rasio 2,2:1, sementara Nasdaq mencatat rasio 1,28:1. Volume perdagangan mencapai 17,05 miliar saham, sedikit di bawah rata-rata 20 hari.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya