Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Sektor Perbankan dan Konstruksi Dorong Reli Bursa Eropa

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa bangkit pada Kamis 11 Desember 2025 waktu setempat, menutup sesi dengan kenaikan solid setelah investor menyambut pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dan mencermati keputusan terbaru Swiss National Bank (SNB).

Indeks STOXX 600 naik 0,55 persen ke 581,34, setelah sempat bergerak datar akibat kekhawatiran valuasi saham teknologi menyusul rencana belanja besar Oracle untuk AI. 

Bursa utama Eropa lainnya ikut menguat. Indeks DAX Jerman naik 0,68 persen atau 164,47 poin menjadi 24.294,61. FTSE 100 Inggris juga raup untung 0,49 persen atau 47,63 poin ke posisi 9.703,16. Begitu juga dengan CAC Prancis bertambah 0,79 persen atau 63,07 poin jadi 8.085,76.


Sebanyak 19 sektor STOXX 600 kompak menghijau, didorong optimisme pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 bps, meski bank sentral AS memberi sinyal jeda penurunan lebih lanjut.

Swiss National Bank mempertahankan suku bunga di 0 persen, sementara Franc Swiss menguat 0,25 persen terhadap Euro setelah prospek ekonomi negara itu dipandang membaik.

Sektor perbankan menjadi bintang dengan lonjakan 1,7 persen. 

Saham Unicredit, ING, dan BBVA masing-masing terangkat lebih dari 2 persen setelah proyeksi kinerja perbankan Eropa membaik. Namun, pasar tetap waspada karena ECB mengusulkan penyederhanaan aturan bank tanpa memberi ruang pelonggaran beban finansial.

Sektor konstruksi dan perjalanan naik 1,8 persen, sementara saham utilitas tertekan oleh kejatuhan Naturgy 6,4 persen setelah BlackRock menjual sebagian kepemilikannya. 

Sektor pertahanan melemah 0,8 persen akibat sensitivitas pasar terhadap konflik Rusia–Ukraina.

Di saham individual, Delivery Hero merosot 5,3 persen setelah Citigroup menurunkan rekomendasinya. Sebaliknya, Schneider Electric menguat 2,7 persen usai mengumumkan program buyback besar hingga 2030.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya