Berita

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: RMOL/Yudhistira Wicaksono)

Politik

AHY: Pemulihan Infrastruktur Terdampak Bencana Harus Cepat dan Merata

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 16:10 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Pemerintah mempercepat penanganan darurat dan pembangunan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Desember 2025.

AHY menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan alat berat, evakuasi, dan distribusi logistik berjalan cepat di semua titik terdampak.


“Alat-alat harus segera dikerahkan untuk mempercepat evakuasi dan dorongan logistik langsung ke masyarakat,” ujar Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Setelah tanggap darurat, AHY memastikan pembangunan kembali dilakukan secara bertahap dan lebih kuat. Relokasi warga pada sektor perumahan dan pemukiman menjadi prioritas, disertai penataan ruang yang lebih aman.

Ia menambahkan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, serta pasokan medis harus didahulukan untuk mencegah dampak lanjutan di masyarakat.

Menurut AHY, pemulihan penuh membutuhkan waktu dan anggaran besar. Ia mengungkapkan pihaknya telah mengundang Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman untuk memetakan tahapan rekonstruksi.

“Tidak ada semangat menunda-nunda. Sumber daya yang ada akan dikerahkan maksimal agar perbaikan di tiga provinsi berjalan merata dan tidak ada yang tertinggal,” tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya