Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (pakaian serba putih), dan Direktur Korsup KPK Bahtiar Ujang Purnama (pakai batik samping Dedi Mulyadi). (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Dedi Mulyadi Ngadu ke KPK: Puluhan Ribu Tanah di Jawa Barat Tak Bersertifikat

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 12:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pilihan ribu areal tanah di Jawa Barat disebut tidak memiliki sertifikat. Gubernur Dedi Mulyadi menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengatasi persoalan tersebut.

Hal itu disampaikan langsung Dedi usai melakukan pertemuan dengan Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Desember 2025.

"Bersama-sama membahas penataan aset-aset milik negara, milik BUMN yang sampai saat ini puluhan ribu areal tanah tidak bersertifikat, sehingga kami ingin mendorong sertifikasi," kata Dedi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis siang, 11 Desember 2025.


Selain sertifikasi kata Dedi, juga ada persoalan kelengkapan administrasi yang terbengkalai, termasuk izin lokasi dan hak guna usaha (HGU) yang telah habis bertahun-tahun tanpa proses pembaruan.

"Kami ingin dorong itu berproses,” tegas Dedi. 

Tidak hanya soal aset, Dedi juga menekankan pentingnya mengembalikan fungsi hutan, perkebunan, dan sungai sesuai peruntukannya. Kawasan yang kini ditempati atau dikuasai masyarakat tanpa izin menyebabkan kerusakan ekosistem.

"Sehingga ketika dihuni orang lain, dikuasai orang lain, kami akan melakukan langkah-langkah penertiban sebagaimana yang sudah dilakukan dalam 10 bulan terakhir," terang Dedi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Korsup KPK, Bahtiar Ujang Purnama mengatakan, kedatangan Dedi Mulyadi membawa agenda serius terkait mitigasi lingkungan dan penguatan aset negara.

"Beliau menyampaikan prinsipnya, melihat dinamika cuaca maupun dinamika lingkungan, saat ini perlu dilakukan langkah-langkah upaya strategis untuk mengantisipasi daripada hal-hal yang bisa terjadi, seperti contoh yang ada di Sumatera," kata Bahtiar.

Menurut Bahtiar, keberhasilan mitigasi harus dimulai dari pemanfaatan lahan tidur dan aset-aset yang terbengkalai.

"Ada PTPN maupun ada dari PU, di mana ada beberapa aset yang akan difungsikan kembali, yang akan dilakukan langkah-langkah revitalisasi untuk ketahanan lingkungan," terang Bahtiar.

Bahtiar memastikan, bahwa KPK siap membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk memitigasi lingkungan agar tidak terjadi bencana alam.

"Pemerintah Jawa Barat meminta dari KPK untuk menguatkan langkah-langkah ini supaya bisa terealisasi," pungkas Bahtiar.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya