Berita

Sri Mulyani Indrawati. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Sri Mulyani jadi Pengajar di Blavatnik School of Government Tahun Depan

Program Bergengsi di Bawah Universitas Oxford
RABU, 10 DESEMBER 2025 | 23:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terpilih sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government.

Sri Mulyani akan menjalani perannya selama satu tahun mulai 2026 di sekolah kebijakan publik terkemuka dunia ini yang berada di bawah naungan Universitas Oxford.

Dalam keterangannya, pihak kampus menegaskan Sri Mulyani terpilih sebagai World Leaders Fellow berkat rekam jejak panjangnya dalam kebijakan ekonomi, baik pada level nasional maupun global.


“Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia dan mantan Direktur Pelaksana serta Chief Operating Officer di Bank Dunia, akan mengikuti Beasiswa Pemimpin Dunia di Blavatnik School of Government untuk tahun 2026,” tulis pernyataan tersebut dikutip dari laman Blavatnik pada Rabu, 10 Desember 2025.

Beasiswa ini dirancang bagi para pemimpin global yang sedang bertransisi dari memimpin negara mereka ke tahap selanjutnya dalam perjalanan kepemimpinan publik. 

“Sri akan berkesempatan untuk berbagi pengetahuannya dengan para pemimpin global saat ini dan di masa mendatang melalui pendampingan mahasiswa dan alumni, pertemuan para pemimpin global, dan mengeksplorasi pendekatan inovatif dalam pemerintahan,” sambung pernyataan tersebut.

Dalam pernyataannya Sri Mulyani menyampaikan rasa hormatnya bisa bergabung dalam program yang menyatukan beragam perspektif untuk merefleksikan kebijakan publik dan tantangan tata kelola yang dihadapi di seluruh dunia.

“Saya berharap dapat berkontribusi secara bijaksana kepada komunitas ini, berbagi pengalaman saya sambil terus belajar, dan untuk mendukung generasi pembuat kebijakan berikutnya saat mereka bersiap untuk memimpin dengan integritas, kompetensi, dan martabat dalam lingkungan yang semakin kompleks,” kata Sri Mulyani.

Sementara itu, Dekan Pendiri Blavatnik School, Ngaire Woods menegaskan antusiasmenya atas kehadiran Sri Mulyani.

“Kami sangat senang Sri Mulyani bergabung dengan Blavatnik School untuk berbagi pengalamannya yang kaya dalam pembuatan kebijakan ekonomi global. Mahasiswa kami berasal dari lebih dari 60 negara di seluruh dunia untuk mengasah keterampilan mereka dalam pelayanan publik, termasuk jabatan terpilih, dan saya senang mereka akan memiliki kesempatan untuk belajar darinya,” tegasnya.

Untuk diketahui, Sri Mulyani merupakan Menteri Keuangan pertama yang menjabat di bawah tiga Presiden Indonesia secara berturut-turut, dan pernah mendapat penghargaan “Menteri Terbaik di Dunia” pada 2018. 

Sebelum kembali ke kabinet, ia pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan COO Bank Dunia untuk mengawasi operasional global lembaga tersebut serta bekerja erat dengan negara anggota dalam l mengatasi tantangan pembangunan untuk mengentaskan kemiskinan dan mendorong kesejahteraan.


Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya