Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Asia Bergerak Volatil

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 09:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia pada perdagangan Rabu pagi 10 Desember 2025 bergerak volatil. Setelah dibuka menguat, sebagian indeks berbalik melemah, mengikuti tren bursa Eropa dan Wall Street yang sedikit turun. 

Fokus investor tertuju pada rapat Federal Reserve yang diperkirakan akan memangkas suku bunga 25 bps, serta data inflasi China yang akan dirilis hari ini.

Di Australia, ASX 200 sempat naik 0,2 persen namun kemudian turun 0,17 persen ke 8.571,20. 


Kospi Korea Selatan dibuka naik 0,22 tetapi berbalik melemah 0,26 persen menjadi 4.132,80. Kosdaq turun 0,19 persen. 

Nikkei 225 Jepang juga hanya mencatat kenaikan tipis 0,18 persen di 50.743,91 setelah sempat naik lebih tinggi di pembukaan.

Di Indonesia, IHSG diperkirakan masih berpeluang menguat meski terbebani aksi jual. Kemarin, indeks sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) 8.749, sebelum ditutup turun 0,61 persen ke 8.657. 

Harga iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) di New York turun 1,27 persen ke 18,68 Dolar AS.

Analis menilai IHSG masih bisa melanjutkan tren bullish, didukung net foreign buy, namun rawan koreksi. Secara teknikal, candlestick membentuk pola bearish engulfing, menandakan tekanan jual tetap ada meski tren jangka menengah masih positif.   

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya