Berita

Layanan rehabilitasi narkoba. (Foto: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Nusantara

Optimalisasi Layanan Rehabilitasi Perlu Sinergi Berkelanjutan

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 02:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penguatan koordinasi, komitmen, dan peran aktif semua pihak menjadi kunci agar kualitas layanan rehabilitasi dapat semakin optimal dan merata di seluruh wilayah.

Hal itu disampaikan Administrator Kesehatan Madya Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (PLRKM) Badan Narkotika Nasional (BNN) Erniawati Lestari kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 9 Desember 2025.

Penegasan serupa disampaikannya dalam Evaluasi Operasionalisasi Unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang digelar secara daring dan luring, pada Senin, 8 Desember 2025. Evaluasi digelar untuk menilai pelaksanaan program secara menyeluruh.


"Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 252 Unit IBM beroperasi di berbagai daerah, terdiri dari 207 Unit IBM Berkelanjutan, 24 Unit IBM Berkelanjutan Mandiri, 11 Unit IBM Baru di wilayah prioritas dan 10 Unit IBM Baru Mandiri," terangnya.

Erniawati mengurai bahwa fokus evaluasi adalah melihat kesesuaian antara target yang telah ditetapkan dengan capaian tahap perkembangan unit-unit tersebut. Dengan begitu, BNN dapat mengidentifikasi kemajuan, tantangan, serta faktor pendorong dan penghambat yang memengaruhi pelaksanaan program IBM di lapangan.

Keberhasilan program ini, lanjutnya, tidak terlepas dari sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, lembaga mitra, serta masyarakat. 

"Oleh karenanya, kami mendorong seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi agar kualitas layanan rehabilitasi dapat semakin optimal dan merata," tutupnya.


Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya