Berita

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat memberikan bantuan pendidikan kepada anak yang orang tuanya menjadi korban kekerasan KKB Papua (Foto: istimewa)

Presisi

Wakapolri Serahkan Bantuan Pendidikan Bagi 10 Anak Korban KKB Papua

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 21:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo menyerahkan bantuan berupa tabungan pendidikan kepada anak yang keluarganya menjadi korban kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Selasa 9 Desember 2025. 

Bantuan diberikan kepada 10 orang anak yang kehilangan orang tua mereka yang bertugas sebagai anggota Polri di Papua dan masyarakat yang menjadi korban kebiadapan KKB, masing-masing dari mereka mendapatkan tabungan pendidikan sebesar Rp 45 juta. 

“Hak ini menjadi wujud nyata kepedulian Kapolri terhadap masa depan putra-putri anggota Polri dan masyarakat yang menjadi korban,” kata Dedi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta. 


Bantuan diberikan kepada 10 anak dari keluarga korban, yaitu; Anak Alm. Bripka Arief Maulana, Afiqoh Naira dan Al Ghazali. Anak Alm. Brigpol Try Yudha, Raesha Sabhira dan Kanesya Anendya. 

Lalu, Anak Bripka Sinthoin R.O. Kbarek, Arman Yafeth Kbarek, Mario Hengkris Kbarek, Gloroia Rosminc Kbarek dan Richard Yusuf Kbarek. Serta Anak Alm. Lefinus Angel Ayomi, Elie Yohanes R.K. Pumbouwi dan Suserewani Rosalina Pumbouwi. 

Dedi menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral Polri kepada para keluarga yang telah kehilangan orang tercinta dalam pengabdian kepada bangsa.

“Anak-anak ini adalah amanah. Pengorbanan orang tua mereka tidak akan pernah kami lupakan. Polri memastikan masa depan mereka tetap terjaga,” ujar Dedi.

Dedi menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan.

“Negara tidak pernah meninggalkan mereka. Polri akan terus mendampingi, membantu, dan memastikan mereka tetap mendapatkan hak mereka untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi,” tambahnya.

Dedi juga menyampaikan bahwa dukungan Polri tidak berhenti pada bantuan materi, melainkan akan berlanjut melalui pendampingan psikologis, sosial, maupun bantuan pendidikan jangka panjang.

“Kami ingin anak-anak ini tetap kuat. Mereka harus tahu bahwa Polri ada bersama mereka, hari ini dan ke depan. Ini bagian dari kewajiban kami menjaga keluarga besar Polri,” tutur orang nomor dua di kepolisian ini. 

Bantuan ini menjadi simbol kehadiran negara dan perhatian institusi terhadap keluarga para pahlawan yang gugur akibat serangan KKB di Papua.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya