Berita

Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. (Foto: YouTube Hersubeno Point)

Politik

Gatot Nurmantyo: Institusi Negara Kehilangan Integritas

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 02:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penyebab bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh yang diduga akibat kerusakan ekologis terus menjadi sorotan banyak kalangan.

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo menyebut bahwa negara seakan melakukan pembiaran terhadap terjadinya kerusakan ekologis.

“Kita lihat proses pelemahan dalam wujud pengaburan fungsi institusi, penempatan pejabat pada posisi strategis tanpa kompetensi yang memadai, kita semuanya tahu pembiaran terhadap eksploitasi ekologi serta manipulasi berbagai instrumen yang menjabarkan institusi negara kehilangan integritas dan efektivitas. Ini berbahaya,” kata Gatot dikutip dalam kanal YouTube Hersubeno Point, Senin malam, 8 Desember 2025.
 

 
“Jadi keberadaan negara secara formal, jelas terlihat masih ada. Namun, kapasitas substantifnya dalam melaksanakan mandat konstitusi protol (copot) tajam,” tambahnya.

Panglima TNI periode 2015-2017 itu mengingatkan bahwa kondisi negara yang seperti ini kerap absen dalam fungsi nyata untuk melindungi warganya. 

“Jadi kerusakan institusional dapat diamati pada struktur birokrasi yang telah lama terfragmentasi, tumpang tindih kewenangan, degradasi profesionalisme dan dominasi kepentingan sektoral, telah membentuk birokrasi yang tidak mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan akurat. Ini buktinya dengan bencana ini,” pungkasnya.  


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya