Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono. (Foto: RMOL/Jamaludin)
Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono. (Foto: RMOL/Jamaludin)
Fitur e-Audit tersebut diluncurkan untuk menjawab persoalan sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pemerintah yang masih menjadi lahan basah bagi tindak pidana korupsi, bahkan di tengah sistem yang sudah terdigitalisasi lewat e-katalog.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Joko Pramono mengatakan, fitur tersebut dirancang untuk mempersulit gerak oknum yang berniat memanipulasi sistem.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
UPDATE
Senin, 07 September 2026 | 22:28
Senin, 07 September 2026 | 22:10
Senin, 07 September 2026 | 21:55
Senin, 07 September 2026 | 21:35
Senin, 07 September 2026 | 21:28
Senin, 07 September 2026 | 21:15
Senin, 07 September 2026 | 20:50
Senin, 07 September 2026 | 20:48
Senin, 07 September 2026 | 20:46
Senin, 07 September 2026 | 20:31