Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Masih Tinggi karena Tunggu Keputusan The Fed

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 10:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia masih berada di posisi tertinggi dalam dua minggu pada Senin, 8 Desember 2025, didorong harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga minggu ini. 

Dikutip dari Reuters, harga Brent naik tipis 4 sen menjadi 63,79 Dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 7 sen ke 60,15 Dolar AS per barel. Keduanya menutup perdagangan hari Jumat di level tertinggi sejak 18 November.

Pasar kini memperhitungkan 84 persen peluang bahwa The Fed akan memotong suku bunga sebesar seperempat poin dalam pertemuan Selasa-Rabu mendatang. Keputusan ini diperkirakan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi AS dan permintaan energi.


Sementara itu faktor lain datang dari Eropa, di mana pembahasan mengenai perdamaian Ukraina masih berjalan lambat. Perselisihan soal jaminan keamanan untuk Kyiv dan status wilayah yang masih diduduki Rusia belum menemukan titik temu.

"Berbagai kemungkinan dari upaya terbaru Trump untuk mengakhiri perang bisa mengubah suplai minyak lebih dari 2 juta barel per hari," tulis analis ANZ.

Di sisi lain, AS juga sedang meningkatkan tekanan terhadap Venezuela yang adalah anggota OPEC, termasuk melakukan serangan terhadap kapal yang dituduh terlibat penyelundupan narkoba dan mengeluarkan ancaman aksi militer untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.

Dari Asia, kilang independen China mulai meningkatkan pembelian minyak Iran yang terkena sanksi. Mereka memanfaatkan kuota impor baru dengan menarik pasokan dari tangki penyimpanan darat, sehingga membantu mengurangi kelebihan suplai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya