Berita

Kementerian Agama (Kemenag) memberikan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025 (Foto: Kemenag)

Nusantara

Ini Daftar Pahlawan Pendidikan yang Raih Anugerah GTK 2025

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 10:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peringatan Puncak Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang dikemas dalam tema “Doa Guru dan Donasi untuk Negeri" menjadi momentum refleksi mendalam dan konsolidasi nasional bagi dunia pendidikan Indonesia. 

Rangkaian acara ini menegaskan arah besar pembangunan ekosistem pendidikan Islam, yang kini bertumpu pada empat pilar: spiritualitas, karakter, lingkungan, dan kesejahteraan guru.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan kedudukan guru sebagai “orang tua intelektual dan spiritual” bagi anak bangsa. Ia menyebut doa guru sebagai kekuatan yang ikut menopang negeri di tengah berbagai ujian, termasuk bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


“Guru adalah pintu berkah. Doa mereka untuk murid seperti doa orang tua untuk anak,” ujar Menag di Jakarta, dikutip Senin 8 Desember 2025.  

Momen haru terjadi saat ribuan guru memanjatkan doa serentak untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menag menegaskan bahwa doa guru memiliki kekuatan besar. 

"Dalam setiap kesedihan yang menimpa saudara-saudara kita, doa para guru menjadi pelita yang menguatkan," ujar Menag

Ia pun mengapresiasi pengabdian guru di wilayah terpencil yang menembus ombak dan medan berat demi hadir bagi para murid. Menurut Menag, pengorbanan tersebut mencerminkan karakter bangsa yang tumbuh dari cinta, ketulusan, dan tanggung jawab.

Menag juga menyoroti pentingnya peran guru sebagai teladan cinta lingkungan. Kualitas bumi, menurutnya, akan menentukan kualitas manusia. Untuk itu, Kemenag mendorong program ekoteologi sebagai prioritas strategis. Program ini bertujuan membangun peradaban hijau melalui madrasah yang berkarakter 24 jam, baik di sekolah, rumah, maupun masyarakat.

Senada, Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno menambahkan bahwa kepekaan dan solidaritas yang ditunjukkan guru adalah pilar fundamental karakter bangsa. 

"Empati para guru selalu menjadi energi yang menggerakkan masyarakat saling menopang," katanya.

Sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan dan pengabdian, khususnya guru di wilayah terpencil yang menembus medan berat, Kementerian Agama (Kemenag) memberikan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi, inovasi, dan keteladanan luar biasa

Berikut adalah daftar singkat para pendidik yang diakui atas keunggulan dan keteladanan mereka

Daftar Pahlawan Pendidikan Peraih Anugerah GTK 2025

Herdiansah (MAN Insan Cendekia Aceh Timur): Juara I Guru Inspiratif
Anik Lestari (MTsN 1 Yogyakarta): Juara I Guru Inovatif
Hermansyah (MIN 2 Sikka, NTT): Juara I Guru Berdedikasi, menunjukkan pengorbanan di daerah terpencil.

Kepala Sekolah Teladan

Riski Ayu Amaliah (MTs Mir’atul Mujahid Kolaka, Sultra): Juara I Kepala Inspiratif
Afrizal Manurung (MIS Madinatussalam, Deli Serdang): Juara I Kepala Inovatif
Hatman Pa’Mudin (MIN 2 Lembata, NTT): Juara I Kepala Berdedikasi

Pejuang Lintas Iman

Zetty Azizatun Ni’mah (MAN 1 Kota Kediri): Juara I Guru Lintas Iman, mencontohkan toleransi dan persatuan dalam pengajaran.

Penghargaan khusus diberikan untuk Dyah Witasokah (MAN 1 Banyuasin) dan Irna Kamayanti (Guru Ngaji dari Seko, Sulawesi Selatan) atas kisah inspiratif mereka yang berjuang di tengah keterbatasan dan di pinggiran negeri.

Melalui penghargaan ini, Kemenag menegaskan bahwa investasi terbesar bangsa adalah pada dedikasi para guru, yang terus menopang harapan Indonesia dengan ketulusan dan pengabdian yang tulus.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya