Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Penjualan Motor Indonesia Tumbuh 4 Bulan Beruntun

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar sepeda motor di Indonesia terus menunjukkan kekuatannya, mencatatkan pertumbuhan penjualan selama empat bulan berturut-turut. 

Pada November 2025, total unit motor yang terjual mencapai 523.591 unit, naik 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka ini memperkuat posisi industri, mengingat selama tahun 2024 total penjualan mencapai 6,3 juta unit, sukses berada dalam target yang dipatok Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) (6,2 juta - 6,5 juta unit).


Meskipun penjualan tetap tumbuh, ada sinyal yang perlu dicermati yaitu laju kenaikan mulai melambat.

Pertumbuhan 2,1 persen pada November lebih rendah dibandingkan lonjakan 8,4 persen yang tercatat pada Oktober. Perlambatan ini terjadi meskipun Bank Indonesia (BI) telah berulang kali memangkas suku bunga acuan hingga 150 basis poin sejak September 2024.

Penurunan suku bunga seharusnya memudahkan masyarakat untuk mengambil kredit (termasuk kredit motor). Perlambatan laju pertumbuhan penjualan mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat mungkin belum sepenuhnya terakselerasi, atau faktor lain menahan momentum booming penjualan.

Melihat pencapaian tahun lalu yang solid, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia  (AISI) tetap optimis menyambut tahun baru. Untuk 2025, target penjualan motor domestik dipatok lebih tinggi, yakni di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit.

Industri motor kini dihadapkan pada tantangan, akankah pelonggaran moneter (suku bunga turun) mampu memacu pertumbuhan kembali ke laju kencang, atau apakah perlambatan ini menjadi sinyal adanya tekanan daya beli yang lebih besar. 

Skutik atau Motor Matik Pimpin Angka Penjualan
 

Para pemain kunci dalam lonjakan penjualan motor di November ini adalah motor matik yang sudah akrab kita lihat. Dalam laporan industri terbaru, nyaris seluruh penjualan, mencapai 93,75 persen dari total unit, berasal dari segmen motor matik atau skutik. Ini artinya, dari setiap 10 motor yang terjual, hampir 9 di antaranya adalah motor tanpa gigi transmisi.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya